Saham (skripsi dan tesis)

 Saham dapat didefinisikan sebagai tanda penyertaan atau kepemilikan seseorang atau badan dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Wujud saham adalah selembar kertas yang menerangkan bahwa pemilik kertas tersebut adalah pemilik perusahaan yang menerbitkan surat berharga tersebut. Porsi kepemilikan ditentukan oleh seberapa besar penyertaan yang ditanamkan di perusahaan tersebut (Fakhruddin, 2008). Bahwa setiap saham memiliki nilai intrinsik (intrinsic value) yang merupakan estimasi dari nilai sebenarnya seperti yang dihitung oleh analis yang sepenuhnya memiliki informasi yang didasarkan pada data resiko dan pengembalian yang akurat (Brigham Houston, 2007 : 11). Menurut Suad Husnan dan Enny Pudjiastuti (2004) saham atau sekuritas merupakan secarik kertas yang menunjukkan hak pemilik kertas tersebut untuk memperoleh bagian dari prospek atau kekayaan perusahaan yang menerbitkan sekuritas tersebut dan berbagai kondisi untuk melaksanakan hak tersebut. 1) Penilaian Saham
Konsep nilai saham (Warsono, 2003 : 52) a) Nilai Buku Merupakan nilai sebuah aset sebagaimana tercantum pada neraca keuangan perusahaan. Nilai ini lebih mencerminkan nilai historis dari pada nilai yang sekarang atau yang sedang berlaku. b) Nilai Pasar Merupakan nilai yang berlaku atas asset yang bersangkutan di pasarnya. Nilai ini sepenuhnya ditentukan oleh penawaran dan permintaan, dimana pihak pembeli dan penjual langsung mengadakan tawar menawar untuk menetapkan harga aset tersebut. Harga yang tercipta dari proses tawar menawar ini merupakan nilai pasarnya. c) Nilai Intrinsik Hasil perkiraan para investor berdasarkan perkiraan jumlah, waktu dan tingkat resiko kas tersebut dimana masa yang akan datang atau nilai sekarang dari arus kas aset dimasa yang akan datang. 1) Faktor-faktor yang memepengaruhi saham a) Pendapatan Karena pendapatan dapat diubah sesuai kehendak dan kebijakasanaan dari pihak manajemen maka timbulsatu pertanyaan, apakah pendapatan mempunyai nilai ekonomis. Secara teori, hanya aliran atau arus deviden dan resiko yang tergabung didalamnya saja yang seharusnya menentukan harga saham. Secara praktek para pemegang saham akan sangat memperhatikan pendapatan karena dapat membantu meramalkan deviden yang diharapkan diterima dimasa yang akan datang b) Deviden Berdasarkan teori, deviden berpengaruh dalam menentukan harga saham, harga saham adalah nilai sekarang yang diharapkan dimasa yang akan datang. c) Pertumbuhan Pertumbuhan disini adalah sebagai perkembangan penjualan, laba dan aktiva. Hal tersebut menunjukkan seberapa besar perusahaan mampu mengembangkan usaha, perkembangan laba digunakan sebagai ukuran pemegang saham. Mereka melihat sejauh mana perusahaan mampu mengubah pertumbuhan penjualan dan operasi kedalam kenaikan penghasilan bagi perusahaan. d) Financial Leverage Adalah rasio sejumlah hutang terhadap jumlah aktiva atau dengan kata lain rasio jumlah hutang terhadap modal sendiri (debt ratio). Financial Leverage berpengaruh terhadap resiko. Berarti bahwa makin besar hutang yang diambil, makin besar leverage pembiayaan dan makin besar pula biaya tetap keuangan yang harus ditambahkan pada biaya tetap operasi. Tingkat financial leverage berpengaruh pada tingkat resiko, maka akan berpengaruh juga terhadap saham