Aspek-aspek Perilaku Keagamaan (skripsi dan tesis)

Keagamaan diwujudkan dalam berbagai sisi kehidupan manusia. Oleh
karena itu menurut Ancok dan Suroso ( 2008) keagamaan seseorang akan meliputi
berbagai macam aspek atau dimensi. Dengan demikian, agama adalah sebuah
sistem yang berdimensi banyak, yaitu:
a. Aspek Keyakinan
Aspek ini berupa pengharapan-pengharapan dimana orang religius
berpegang teguh pada pandangan teologis tertentu dan mengakui kebenaran
doktrin-doktrin tersebut. Setiap agama mempertahankan seperangkat kepercayaan
dimana para penganutnya diharapkan akan taat. Walaupun demikian, isi dan ruang
lingkup keyakinan itu bervariasi tidak hanya diantara agama-agama, tetapi
seringkali juga diantara tradisi-tradisi dalam agama yang sama. Di dalam ajaran
agama islam, isi aspek keyakinan dimensi keimanan menyangkut keyakinan
tentang Allah, para malaikat, Nabi/Rasul, kitab-kitab Allah, surga dan neraka,
serta qadha dan qadar.
b. Aspek Praktik Agama
Aspek ini menunjuk pada seberapa tingkat kepatuhan Muslim dalam
mengerjakan kegiatan-kegiatan ritual sebagaimana disuruh dan dianjurkan oleh
agamanya. Dalam ajaran agama islam, aspek ritual menyangkut pelaksanaan
shalat, puasa, zakat, haji, membaca Al-Quran, doa, zikir, ibadah kurban, iktikaf di
mesjid di bulan puasa, dan sebagainya.
c. Aspek Pengalaman
Aspek pengalaman menunjuk pada seberapa tingkatan Muslim berperilaku
dimotivasi oleh ajaran-ajaran agamanya, yaitu bagaimana individu berelasi
dengan dunianya, terutama dengan manusia lain. Aspek ini meliputi perilaku suka
menolong, bekerja sama, berderma, menyejahterakan dan menumbuhkembangkan
orang lain, menegakkan keadilan dan kebenaran, berlaku jujur, memaafkan,
menjaga lingkungan hidup, menjaga amanat, tidak korupsi, tidak menipu, tidak
berjudi, tidak meminum minuman yang memabukkan, mematuhi norma-norma
Islam dalam perilaku seksual, berjuang untuk hidup sukses menurut ukuran Islam,
dan sebagainya.
d. Aspek Pengetahuan Agama
Aspek ini menunjuk pada seberapa tingkat pengetahuan dan pemahaman
Muslim terhadap ajaran-ajaran agamanya, seperti termuat dalam kitab sucinya.
Dalam ajaran agama islam, aspek ini menyangkut pengetahuan tentang isi Al- Quran, pokok-pokok ajaran yang harus diimani dan dilaksanakan (rukun islam
dan rukun iman), hukum-hukum Islam, sejarah Islam, dan sebagainya.
e. Aspek Pengamalan atau konsekuensi
Konsekuensi komitmen agama berlainan dari keempat aspek yang sudah
dibicarakan di atas. Aspek ini mengacu pada identifikasi akibat-akibat keyakinan
keagamaan, praktik, pengalaman, dan pengetahuan seseorang dari hari ke hari.
Walaupun agama banyak menggariskan bagaimana pemeluknya seharusnya
berpikir dan bertindak dalam kehidupan sehari-hari, tidak sepenuhnya jelas
sebatas mana konsekuensi-konsekuensi agama merupakan bagian dari komitmen-
komitmen keagamaan atau semata-mata berasal dari agama. Dalam ajaran agama
islam, aspek ini menyangkut pengetahuan seseorang tentang agama.
Dari ke lima dimensi di atas dapat dilihat bahwa perilaku keagamaan bukan
hanya berkaitan dengan aktivitas yang tampak dan dapat dilihat mata, tapi juga
aktivitas yang tampak dan terjadi dalam hati seseorang.