Terdapat banyak faktor yang mempengaruhi suatu negara
menerapkan konsep desentralisasi.Alasan-alasan tersebut berbeda pada
negara-negara yang sudah maju dengan yang belum.Banyak faktor
yang mempengaruhi bentuk ideal dan aktualisasi dari desentralisasi
yang diadopsi oleh setiap negara dan kebutuhannya. Faktor-faktor
tersebut antara lain (World Bank, 1998) :
a) Kuantitas dari pemerintah daerah sesuai dengan ukuran absolut dan
relatif dari wilayah dan kemampuan masing-masing daerah
(absolute and relative sizes and wealth).
b) Pendistribusian fungsi-fungsi pemerintahan (terkait dengan rentang
pelayanan pulik, eksternalitas, dan pembagian wilayah daerah, dan
sebagainya) – (the distribution of functions (relative to the “span”
of public goods, externalities and jurisdictional spillovers, and so
on).
c) Kondisi dari lembaga-lembaga yang telah terbentuk terkait dengan
pengaruhnya terhadap kompetisi dalam pemerintahan (with
particular attention to their effects on government competition).
d) Peranan dan kedudukan dari konstitusi Negara yang bersangkutan
(sebagai contoh terkait dengan kemerdekaan dari pengadilan dan
perlindungan hak-hak kolektif).
e) Karakteristik teknis dan tujuan kebijakan dari pelayanan publik
yang sifatnya spesifik (The technical characteristics and policy
objectives of specific public services).
f) Kondisi politik yang sedang berlangsung (The current political
situation)
