Proses Keputusan Investasi (skripsi dan tesis)

Manajemen dalam sebuah perusahaan dituntut untuk mampu mengambil
keputusan yang tepat terkait investasi yang akan dilakukan. Hal mendasar yang
harus dipahami dalam keputusan investasi adalah hubungan atas risk dan return
yang diharapkan dari sebuah investasi. Hubungan ini merupakan hubungan yang
linier, semakin besar kemungkinan risiko yang akan dihadapi atasu keputusan
investasi yang akan dilakukan maka semakin besar pula tingkat return yang
diharapkan. Manajemen dan investor tidak selalu memilih berinvestasi pada
investasi pada asset yang memberikan tingkat keuntungan yang besar karena
memperhatikan dari besar atau kecilnya tingkat risiko yang dihadapi.
Sikap investor dan manajemen terhadap risiko sangat tergantung pada
preferensi investor tersebut terhadap risiko. Investor yang lebih berani mengambil
risiko akan memilih menerapkan keputusan investasi pada investasi yang berrisiko tinggi dengan harapan memberikan keuntungan yang lebih besar. Tipe yang
tidak berani menanggung risiko yang terlalu tinggi akan memilih mengharapkan
tingkat return yang tidak terlalu tinggi pula.
Proses keputusan investasi merupakan proses yang berkesinambungan (on
going process). Berikut ini adalah tahapan dalam keputusan investasi:
1) Penentuan Tujuan Investasi
Penerapan keputusan investasi selain untuk pengelolaan dan manajemen
terhadap tingkat permodalan yang dimiliki juga merupakan upaya untuk
memanfaatkan peluang yang tersedia untuk memperoleh keuntungan dan
untuk meningkatkan kemakmuran pemegang saham, stake holder dan
peningkatan nilai perusahaan.
2) Penentuan kebijakan investasi
Tahapan ini dimulai dengan penentuan keputusan alokasi aset. Keputusan ini
menyangkut pendistribusian dana yang dimiliki pada berbagai kategori aset
yang tersedia. Manajemen juga harus memperhatikan batasan yang
mempengaruhi keputusan investasi seperti pendanaan/permodalan perusahaan,
beban pajak dan pelaporan yang harus ditanggung.
3) Pemilihan strategi investasi
Strategi investasi yang tepat sangat menentukan tingkat keberhasilan dalam
pencapaian return yang diharapkan. Strategi investasi dapat berupa strategi
aktif dan strategi pasif. Strategi aktif meliputi pemanfaatan informasi yang
tersedia dan teknik-teknik peramalan investasi yang akurat. Strategi pasif
merupakan strategi dengan memanfaatkan kinerja dari indeks pasar, dengan
asumsi semua informasi yang tersedia akan diserap oleh pasar dan tercermin
pada harga saham.
4) Pemilihan asset
Keputusan investasi yang tepat sangat ditentukan oleh pemilihan asset yang
akan dipilih sebagai jenis investasi yang akan dilakukan.
5) Pengukuran dan evaluasi terhadap kinerja dari investasi yang dilakukan
Pengukuran dan evaluasi untuk menentukan tingkat pencapaian yang
dihasilkan melalui proses investasi yang telah dilakukan. Apabila hasil dari
keputusan investasi yang diterapkan masih kurang optimal maka akan
dilakukan proses evaluasi dan pengkajian lebih mendalam terhadap keputusan
investasi tersebut