Penelitian ini juga dapat dijelaskan dengan pendekatan teori akuntansi
keperilakuan. Ikhsan (2005) memaparkan bahwa disiplin akuntansi keperilakuan
memiliki tujuan untuk memahami, menjelaskan dan memprediksi perilaku
manusia hingga melakukan generalisasi terhadap perilaku manusia yang didukung
dengan bukti empiris yang dikumpulkan secara impersonal dengan menggunakan
prosedur terbuka baik dalam hal peninjauan atau replikasi. Studi tersebut juga
dapat diverifikasi ulang oleh ilmuwan lainnya yang tertarik. Kerangka yang
disusun dalam akuntansi perilaku bertujuan untuk:
a. Memahami dan mengukur dampak proses bisnis terhadap orang-orang dan
kinerja perusahaan
b. Mengukur dan melaporkan perilaku serta pendapat yang relevan terhadap
perencanaan strategis
c. Mempengaruhi pendapat dan perilaku guna memastikan keberhasilan
impelentasi kebijakan perusahaan
