Menurut Lubis (2017:30) dijelaskan bahwa ruang lingkup
akuntansi keperilakuan sungguh luas, yang meliputi antara lain:
a. Aplikasi dari ilmu keperilakuan terhadap desain dan kontruksi sistem
akuntansi.
b. Studi reaksi menusia terhadap format dan isi laporan akuntansi.
c. Cara dimana informasi diproses untuk membantu pengambilan
keputusan.
d. Pengembangan teknik pelaporan yang dapat mengomunikasikan
perilaku para pemakai data, dan
e. Pengembangan strategi yang digunakan untuk memotivasi dan
memengaruhi perilaku, cita-cita, serta tujuan dari orang-orang yang
menjalankan perusahaan.
Dengan demkian, akuntansi tidak dapat dilepaskan dari aspek
perilaku manusia dan juga kebutuhan organisasi akan sebuah informasi yang
dapat dihasilkan oleh proses akuntansi (Saputro, 2017)
