Teori ini memberi pandangan bahwa, apabila sebuah perusahaan ingin mempertahankan kelangsungan hidupnya, maka perusahaan tersebut harus memerhatikan 3P. Selain mengejar keuntungan (profit), perusahaan juga harus memerhatikan dan terlibat pada pemenuhan kesejahteraan masyarakat (people), dan turut berkontribusi aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan (planet) (Wibisono, 2007).
Pertama, profit atau keuntungan menjadi tujuan utama dalam setiap kegiatan usaha. Tidak heran bila fokus utama dari seluruh kegiatan dalam perusahaan adalah untuk mengejar profit dan mendongkrak harga saham setinggi-tingginya, karena hal tersebut merupakan bentuk tanggung jawab ekonomi yang paling esensial terhadap pemegang saham. Aktivitas yang dapat ditempuh untuk mendongkrak profit antara lain dengan meningkatkan produktivitas dan melakukan efisiensi biaya. Kedua, people atau masyarakat merupakan stakeholders yang sangat penting bagi perusahaan, karena dukungan masyarakat sangat diperlukan bagi keberadaan, kelangsungan hidup, dan perkembangan perusahaan. Maka dari itu, perusahaan perlu berkomitmen untuk berupaya memberikan manfaat sebesar-besarnya kepada masyarakat. Ketiga, planet atau lingkungan adalah sesuatu yang terkait dengan seluruh aspek kehidupan manusia. Semua kegiatan yang dilakukan oleh manusia sebagai makhluk hidup selalu berkaitan dengan lingkungan, seperti air yang diminum, udara yang dihirup, dan seluruh peralatan yang digunakan, semuanya berasal dari lingkungan
