Kompetensi (skripsi dan tesis)

Dessler (2014:70) mengemukakan bahwa kompetensi adalah karakteristik
dari seseorang yang dapat diperlihatkan, yang meliputi pengetahuan, keterampilan dan perilaku, yang dapat menghasilkan kinerja dan prestasi. Moeheriono (2010:3) mengemukakan bahwa kompetensi adalah karakteristik yang mendasari seseorang berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya atau karakteristik dasar individu yang memiliki hubungan kausal atau sebagai sebab akibat dengan kriteria yang dijadikan acuan, efektif atau berkinerja prima atau superior di tempat kerja atau pada situasi tertentu .
Setiap organisasi yang dibentuk untuk mencapai tujuan tertentu dan apabila
tercapai, barulah dapat disebut sebagai sebuah keberhasilan. Pencapaian
keberhasilan diperlukan landasan yang kuat berupa: kompetensi kepemimpinan, kompetensi pekerja, dan budaya organisasi yang mampu memperkuat dan memaksimumkan kompetensi. Kompetensi aparatur merupakan bagian dari fungsi manajemen yang perlu dikembangkan agar terselenggara efektivitas organisasi.
Kompetensi adalah karakteristik yang mendasari seseorang dan berkaitan dengan efektivitas kinerja individu dalam pekerjaannya. (Sutrisno, 2009:221).
Wibowo (2008:87) berpendapat bahwa kompetensi merupakan karakteristik
individu yang mendasari kinerja dan perilaku di tempat kerja. Kinerja di pekerjaan dipengaruhi oleh:
1. Pengetahuan, kemampuan dan sikap;
2. Gaya kerja, kepribadian, kepentingan/minat, dasar-dasar, nilai sikap,
kepercayaan dan gaya kepemimpinan.
Oleh karena itu, kompetensi merupakan karakteristik yang mendasar pada
setiap individu yang dihubungkan dengan kriteria yang direferensikan terhadap kinerja yang unggul atau efektif dalam sebuah pekerjaan atau situasi.
Secara detail, Gordon dalam Sutrisno (2009:223) menjelaskan beberapa
aspek yang terkandung dalam konsep kompetensi sebagai berikut:
1. Pengetahuan (knowledge), yaitu kesadaran dalam bidang kognitif.
2. Pemahaman (understanding), yaitu kedalaman kognitif, dan efektif yang
dimiliki individu pegawai.
3. Kemampuan (skill), adalah sesuatu yang dimiliki oleh individu untuk
melaksanakan tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepadanya.
4. Nilai (value), adalah suatu standar perilaku yang telah diyakini dan secara
psikologis telah menyatu dalam diri pegawai.
5. Sikap (attitude), yaitu perasaan (senang-tidak senang, suka tidak suka) atau
reaksi terhadap suatu rangsangan yang datang dari luar.
6. Bakat(talent) adalah kemampuan seseorang untuk melakukan suatu
perbuatan.
Sutrisno (2009:223) membedakan kompetensi menurut posisi dan menurut
tingkat dan fungsi kerja sedangkan tingkat dan fungsi kerja dibedakan lagi antara superior dan bukan superior serta antara mitra dan superior. Kompetensi merupakan dimensi perilaku yang berada di belakang kinerja kompeten. Sering dinamakan kompetensi perilaku karena dimaksudkan untuk menjelaskan bagaimana orang berperilaku ketika mereka menjalankan perannya dengan baik.
Berdasarkan dari uraian tersebut di atas maka dapat disimpulkan bahwa
kompetensi adalah menunjukkan ketrampilan atau pengetahuan yang dicirikan oleh profesionalisme dalam bidang tertentu sebagai sesuatu yang terpenting, sebagai unggulan bidang tertentu.