Penetapan Talenta Pada Jabatan (skripsi dan tesis)

Talenta yang telah memenuhi syarat akan ditetapkan untuk
memangku jabatan yang lebih tinggi. Untuk mendukung hal tersebut
diperlukan adanya jalur karir yang jelas dan baik sehingga proses
penetapan talenta pada jabatan yang lebih tinggi dapat berlangsung
secara tertib. Penetapan tersebut merupakan reward bagi para talent,
sementara itu bagi perusahaan merupakan saat untuk memperoleh hasil
dari investasi yang ditanamkan pada program talent management.
Elgar (2008) yang dikutip oleh Vaiman & Vance menyebutkan
bahwa dalam penetapan jabatan terdapat employee flows atau arus
pemilihan pegawai dalam sebuah organisasi (Gambar 1). Pertama,
pegawai dapat diperoleh melalui pemilihan secara langsung setelah
proses perekrutan untuk ditempatkan. Kedua, terdapat pergerakan
secara vertikal (vertical movement), horizontal (horizontal movement),
dan diagonal (diagonally movement) dalam internal organisasi itu
sendiri. Vertical movement terdiri dari promosi ke level top
management (upward), dan penurunan pangkat (downword).
Horizontal movement terdiri dari penempatan jabatan pada posisi yang
setara dalam departemen yang sama. Sedangkan diagonally movement
meliputi perubahan jabatan satu menempati jabatan lainya. Misalnya,
dari bagian pengembangan pegawai menempati jabatan menjadi
manajer lini dalam sebuah organisasi. Setelah itu, para pegawai pada
akhirnya akan merasa puas serta dapat meninggalkan pekerjaannya
dengan perasaan tenang tanpa ganjalan