Pengembangan talenta dilakukan dengan mengkondisikan para
talent untuk beraktifitas atau melakukan pekerjaan yang sesuai talentnya serta tetap menyesuaikan dengan kompetensi yang dibutuhkan.
Proses pengembangan para talenta dilaksanakan berdasarkan hasil
pemetaan potensi dan performa pegawai. Tujuan dari pengembangan
para talent adalah mengembangkan potensi para talent menjadi
kekuatan melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan yang
sesuai dengan talent-nya sehingga menjadi kompetensi yang unggul.
Pengembangan terhadap para talent dimaksudkan untuk sampai pada
jenjang jabatan yang tertinggi sehingga pengembangannya
berlangsung secara terus-menerus termasuk setelah talenta memangku
jabatan yang lebih tinggi. Berbagai macam cara dapat dilakukan
untuk pengembangan para talenta, antara lain: Pendidikan dan
pelatihan, job enlargement dan job enrichment, penugasan yang
berbobot, mentoring, coaching dan counseling (Davis, 2007).
