Auditing (skripsi dan tesis)

Definisi auditing menurut Arens, Elder, dan Beasley dalam buku Auditing
dan Jasa Assurance yang dialihbahasakan oleh Herman Wibowo (2008: 4)
mendefinisikan auditing sebagai berikut:
“Auditing adalah pengumpulan dan evaluasi bukti tentang informasi untuk
menentukan dan melaporkan derajat kesesuaian anatara informasi itu dan
kriteria yang telah ditetapkan. Auditing harus dilakukan oleh orang yang
kompeten dan independen”
Sedangkan menurut Report of the Committee on Basic Auditing Concept of
the American Accounting Association (Accounting Review, vol. 47) dalam
Boynton, Johnson, dan Kell dengan alih bahasa Paul.A.Rajoe, Gina Gania, dan
Ichsan Setiyo Budi (2002: 5) memberikan definisi auditing yaitu sebagai:
“Suatu proses sistematis untuk memperoleh serta mengevaluasi bukti
secara objektif mengenai asersi-asersi kegiatan dan peristiwa ekonomi,
dengan tujuan menetapkan derajat kesesuaian antara asersi-asersi tersebut
dengan kriteria yang telah ditetapkan sebelumnya serta penyampaian hasilhasilnya
kepada pihak-pihak yang berkepentingan”.
Selanjutnya Menurut Arrens dan Loebbecke yang diadaptasi oleh Amir
Abadi Jusuf (1996, 1) auditing adalah:
“Proses pengumpulan dan pengevaluasian bahan bukti tentang informasi
yang dapat diukur mengenai suatu entitas ekonomi yang dilakukan
seorang yang kompeten dan independen untuk dapat menentukan dan
melaporkan kesesuaian informasi dimaksud dengan kriteria-kriteria yang
telah ditetapkan. Auditing seharusnya dilakukan oleh seseorang yang
independen dan kompeten”.
Menurut Sukrisno Agoes (2004:3), dalam “Auditing” (Audit Akuntan Oleh
Kantor Akuntan Publik)” pengertian auditing adalah sebagai berikut:
“Auditing adalah suatu audit yang dilakukan secara kritis dan sistematis
oleh pihak yang indpependen, terhadap laporan keuangan yang telah
disusun oleh manajemen, beserta catatan-catatan pembukuan dan buktibukti
pendukungnya, dengan tujuan untuk dapat memberikan pendapat
mengenai kewajaran laporan keuangan tersebut”.
Sedangkan menurut Mulyadi (2011:9) pengertian Auditing adalah”
“Auditing adalah suatu proses yang sistematik untuk memperolah dan
mengevaluasi bukti secara objektif mengenai pernyataan-pernyataan
tentang kegiatan dan kejadian ekonomi dengan tujuan untuk menetapkan
tingkat kesesuaian antara pernyataan-pernyataan tersebut dengan kriteria-kriteria yang telah ditetapkan, serta penyampaian hasil-hasilnya kepada
pemakai yang berkepentingan”.
Berdasarkan definisi-definisi auditing di atas dapat menunjukan beberapa
hal penting yang terkait dengan definisi auditing, di mana yang diperiksa adalah laporan keuangan yang telah disusun oleh manajemen beserta catatan-catatan pembukuan dan pendukung-pendukungnya. Pemeriksaan dilakukan secara kritis dan sistematis sesuai dengan kriteria yang telah ditetapkan, pemeriksaan dilakukan oleh pihak yang kompeten dan independen yaitu oleh akuntan publik.
Tujuan dari pemeriksaan oleh akuntan itu sendiri yaitu untuk dapat
memberikan pendapat mengenai kewajaran laporan keuangan yang diperiksa agar dapat memberikan informasi yang dapat dimanfaatkan oleh para pemakai laporan keuangan (Sri Hasanah, 2010).