Teori Keagenan (skripsi dan tesis)

Teori Keagenan (Agency Theory ) menyatakan perlunya jasa independen
auditor dapat dijelaskan dengan dasar teori keagenan (Agency Theory ), yaitu
hubungan antara pemilik (principal) dengan manajemen (agent). Dengan adanya perkembangan perusahan atau entitas bisnis yang semakin besar, maka sering terjadi konflik antara principal dalam hal ini adalah para pemegang saham (investor) dan pihak agent yang diwakili oleh manajemen (direksi). Asumsi bahwa manajemen yang terlibat dalam perusahaan akan selalu memaksimumkan nilaiĀ  perusahaan ternyata tidak selalu terpenuhi. Manajemen memiliki kepentingan pribadi yang bertentangan dengan kepentingan pemilik perusahaan sehingga muncul masalah yang disebut dengan masalah agensi (agency problem) akibat adanya asymmetric information. Untuk mengurangi adanya masalah agensi ini diperlukan adanya independen yang dapat menjadi pihak penengah dalam menangani konflik tersebut yang dikenal sebagai independen auditor (Tandiontong, 2016).