Akrual merupakan metode pencatatan dalam akuntansi dimana semua
transaksi dicatat walaupun tidak melibatkan kas (IAI, 2010). Akrual
dianggap penting dalam mempengaruhi persistensi laba karena akrual
merupakan salah satu komponen dari laba. Dapat dikatakan laba itu
persisten jika laba akuntansi tersebut memiliki sedikit atau tidak
mengandung akrual, dan dapat mencerminkan kinerja sesungguhnya dari
perusahaan (Chandarin, 2003). Hayn (1995) menjelaskan bahwa gangguan
dalam laba disebabkan oleh penggunaan konsep akrual dalam akuntansi.
Semakin besar akrual maka semakin rendah persistensi laba.
