Pengaruh Perbedaan Temporer terhadap Persistensi Laba (skripsi dan tesis)

Konflik keagenan terjadi ketika prinsipal tidak dapat mengawasi
aktivitas dan tidak mempunyai cukup informasi tentang kinerja yang dilakukan
oleh agen, sehingga akan terjadi asimetris informasi. Informasi akuntansi yang
berkaitan dengan laba seringkali digunakan oleh prinsipal dalam pengambilan
keputusan dan menilai kinerja agen (Wijayanti, 2006).
Perbedaan temporer atau beda waktu merupakan perbedaan waktu
pengakuan penghasilan atau biaya antara pajak dan akuntansi sehingga
mengakibatkan besarnya laba akuntansi lebih tinggi daripada laba pajak atau
sebaliknya dalam suatu periode (Deviana, 2010 dalam Lestari, 2011)
Sloan (1996) dan Hanlon (2005) menemukan bahwa perusahaan yang
memiliki perbedaan temporer yang besar cenderung memiliki laba yang tidak
persisten. Nilai koefisien negatif adalah dampak dari pembalikan atas perbedaan
temporer dimasa yang akan datang sehingga perbedaan temporer memiliki
hubungan yang negatif terhadap PTBI