Pengertian Volatilitas Arus Kas (skripsi dan tesis)

Volatilitas merupakan fluktuasi atau pergerakan yang bervariasi yang terjadi dari satu periode ke periode lain (Sulastri, 2014). Arus kas merupakan aliran kas masuk dan aliran keluar  serta sumber dan pemakaian kas dalam suatu perusahaan pada periode tertentu. Volatilitas arus kas merupakan ukuran arus kas yang dapat naik atau turun dengan cepat (Fanani, 2010). Arus kas dalam periode jangka pendek adalah prediktor arus kas yang lebih baik dibandingkan dengan laba atas arus kas (Meythi, 2006). Menurut Indra (2014) volatilitas arus kas merupakan fluktuasi atau pergerakan yang bervariasi yang terjadi pada aliran kas dari satu periode ke periode lain. Menurut Dechow dan Dichev (2002) volatilitas arus kas adalah derajat penyebaran arus kas atau indeks penyebaran distribusi arus kas perusahaan. Untuk mengukur persistensi laba dibutuhkanlah informasi arus kas yang stabil, dalam artian mempunyai volatilitas kecil. Jika arus kas berfluktuasi tajam maka sangatlah sulit untuk memprediksi arus kas di masa yang akan datang (Sulastri, 2014). Volatilitas yang tinggi menunjukkan persistensi laba yang rendah, karena informasi arus kas saat ini sulit untuk memprediksi arus kas di masa yang akan datang (Fanani, 2010). Volatilitas arus kas mengindikasikan suatu ukuran lain dari volatilitas lingkungan operasi dan penyimpangan penggunaan yang lebih besar aproksimasi dan estimasi, dengan berkorespondensi dengan kesalahan estimasi yang lebih besar dengan kualitas laba yang rendah (Dechow dan Dichev, 2002).
 Berdasarkan pengertian volatilitas arus kas dari beberapa peneliti diatas dapat disimpulkan bahwa volatilitas arus kas merupakan derajat penyebaran atau indeks penyebaran distribusi arus kas yang dapat naik dan turun dengan cepat dari satu periode ke periode lain