Laporan arus kas adalah laporan yang secara khusus melaporkan mutasi yang terjadi pada kas dalam satu periode tertentu. Dalam laporan ini penerimaan dan pengeluaran kas dilaporkan dalam tiga aktivitas perusahaan yaitu aktivitas operasi, investasi dan pendanaan (Kieso, 2007:213). 20
1) Aliran kas dari aktivitas operasi
Merupakan aliran kas yang diperoleh dari kegiatan usaha perusahaan. Kegiatan utama perusahaan adalah menghasilkan barang atau jasa dan menjualnya. Kegiatan ini mencakupi kegiatan penerimaan kas dan pengeluaran kas, misalnya penjualan barang atau jasa tunai, penerimaan piutang. pembelian bahan secara tunai dan pembayaran utang usaha. Menurut PSAK No.2 paragraf 12 (IAI, 2012) aliran kas dari aktivitas operasi merupakan indikator utama untuk menentukan apakah operasi dapat mengahasilkan arus kas yang cukup untuk melunasi pinjaman, memelihara kemampuan operasi entitas, membayar deviden, dan melakukan investasi baru tanpa mengandalkan sumber pendanaan dari luar. Informasi tentang unsur tertentu arus kas historis, bersama dengan informasi lain, berguna dalam memprediksi arus kas operasi masa depan.
2) Aliran kas dari aktivitas investasi
Aliran kas dari aktivitas investasi adalah aliran kas yang meliputi pemberian dan penagihan pinjaman serta perolehan dan pelepasan investasi (baik utang maupun ekuitas) serta properti, pabrik, dan peralatan (Kieso, 2007:213). Menurut PSAK No.2 paragraf 15 (IAI, 2012) aliran kas dari aktivitas investasi merupakan arus kas yang mencerminkan pengeluaran yang telah terjadi untuk sumber daya yang dimaksudkan menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan.
3) Aliran kas dari aktivitas pendanaan
Aliran kas dari aktivitas pendanaan adalah aktivitas yang melibatkan pos –pos kewajiban dan ekuitas pemilik. Aktivitas ini meliputi
(a) Perolehan sumber daya dari pemilik dan komposisinya kepada mereka dengan pengembalian atas dan dari investasinya, dan
(b) Pinjaman uang dari kreditor serta pelunasannya (Kieso, 2007:213).
Dapat disimpulkan bahwa aliran kas dapat dibedakan dalam 3 (tiga) kategori, yaitu; pertama, aliran kas operasi yaitu aliran kas yang dihasilkan dari kegiatan utama perusahaan. Kedua, arus kas dari aktivitas investasi merupakan arus kas yang mencerminkan pengeluaran yang terjadi untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa depan. Ketiga, arus kas dari aktivitas pendanaan yaitu aktivitas yang melibatkan pos –pos kewajiban dan ekuitas pemilik
