Pengaruh Etika auditor dalam hubungan Due Proesionalisme Care terhadap Kualitas Audit (skripsi dan tesis)

Profesionalisme telah menjadi isu yang kritis untuk profesi akuntan karena dapat menggambarkan kinerja akuntan tersebut. Gambaran terhadap profesionalisme dalam profesi akuntan publik dicerminkan melalui lima dimensi, yaitu pengabdian pada profesi, kewajiban sosial, kemandirian, keyakinan terhadap profesi dan hubungan dengan rekan seprofesi. Selain menjadi seorang profesional yang memiliki sikap profesionalisme, akuntan publik juga harus memiliki pengetahuan yang memadai dalam profesinya untuk mendukung pekerjaannya dalam melakukan setiap pemeriksaan. Setiap akuntan publik juga diharapkan memegang teguh etika profesi yang sudah ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI), agar situasi penuh persaingan tidak sehat dapat dihindarkan. Semakin teguh akuntan publik terhadap etika profesi maka semakin profesional seorang auditor, karena orang yang memiliki sikap etis akan selalu mempertimbangkan dan menjalankan standart-standart yang harus dilakukan dalam menjalankan tugasnya dan seorang auditor yang profesional akan meningkatkan kompetensinya untuk dapat membuat pertimbangan-pertimbangan opini wajar semestinya. Maka, semakin teguh akuntan publik dalam menerapkan kode etik semakin berkualitas hasil audit yang 43 dihasilkan. Kesimpulan dari diatas etika auditor dapat memperkuat due professional care dapat mempengaruhi kualitas audit