Karakteristik Keterbukaan Diri


Devito, 1997 (dalam Suma, 2010) mengemukakan bahwa self-disclosure
mempunyai beberapa karakteristik umum antara lain yaitu:

  1. Keterbukaan diri adalah suatu tipe komunikasi tentang informasi diri yang
    pada umumnya tersimpan, yang dikomunikasikan kepada orang lain
  2. Keterbukaan diri adalah informasi diri yang seseorang berikan merupakan
    pengetahuan yang sebelumnya tidak diketahui oleh orang lain dengan
    demikian harus dikomunikasikan
  3. Keterbukaan diri adalah informasi tentang diri sendiri yakni tentang pikiran,
    perasaan dan sikap
    Keterbukaan diri dapat bersifat informasi secara khusus. Informasi secara
    khusus adalah rahasia yang diungkapkan kepada orang lain secara pribadi
    yang tidak semua orang ketahui
  4. Keterbukaan diri melibatkan sekurang-kurangnya seorang individu lain, oleh
    karena itu keterbukaan diri merupakan informasi yang harus diterima dan
    dimengerti oleh individu lain.
    Jadi keterbukaan diri berdasarkan karakteristik diatas yaitu suatu komunikasi
    tentang diri individu yang disembunyikan sebelumnya kemudian dikomunikasikan
    dengan orang lain seperti pikiran, perasaan dan sikap individu tersebut