Tahap Pembentukan Loyalitas Konsumen


Proses seorang calon pelanggan menjadi pelangganan yang loyal terhadap
perusahaan terbentuk melalui beberapa tahapan. Setiap tahap memiliki kebutuhan
khusus. Dengan mengenali setiap tahap dan memenuhi kebuthan tersebut,
perusahaan mempunyai peluang yang lebih besar untuk mengubah pembeli
menjadi pelanggan yang loyal.
Menurut Stanley A. Brown yang dikutip Ratih Hurriyati (2015:433),
loyalitas pelanggan memeiliki tahapan sesuai dengan customer lifetime value.
Tahapan tersebut adalah :

  1. Cognitive Loyalty
    Tahapan ini menekankan loyalitas pada tahapan kognitif atau loyalitas
    berdasarkan kepada keyakinan pelanggan terhadap suatu merk. Pengetahuan
    ini biasa berasal dari pengetahuan sebelumnya atau pengalaman yang baru
    terjadi. Tahap ini merupakan tahap loyalitas paling dangkal, jika sebuah
    transaksi dilakukan secara rutin dan kepuasan tidak diproses sebagai contoh
    jasa membersihkan sampah, maka kedalaman loyalitas tidak akan menjadi
    bagian dari pengalaman pelanggan.
  2. Affective Loyalty
    Pada tahapan ini kesukaan atau kepuasan pelanggan terhadap suatu merek
    berkembang berdasarkan akumulasi menggunakan produk perusahaan,
    pelanggan cukup rentan berganti merek atau mencoba produk competitor,
    diketahui pelanggan yang berganti merek atau produk mengatakan bahwa
    mereka puas dengan merek atau produk sebelumnya.sehingga perusahaan
    lebih menginginkan pelanggan ada pada tahap loyalitas yang lebih dalam.
  3. Conative Loyalty
    Sebagai komitmen untuk membeli kembali spesifik terhadap suatu merek.
    Tahap kognatif dipengaruhi oleh pengalaman positif yang dirasakan
    pelanggan setelah berkali kali menggunakan produk atau merek tersebut.
    Pada tahap loyalty ini pelanggan mempunyai komitmen yang cukup dalam
    untuk menggunakan produk atau merek perushaan.
  4. Action Loyalty
    Merupakan tahap terakhir dari tahap loyalty, dimana cognitive loyalty focus
    kepada aspek kinerja dan merek, affective loyalty focus terhadap bagaimana
    sebuah merek disukai oleh pelanggan, sedangkan conative loyalty
    diekspresikan dalam komitmen atau niat pelanggan untuk membeli kembali
    suatu merek. Action loyalty merupakan sebuah komitmen untuk aksi atau
    tindakan membeli kembali sebuah produk atau merek