Kepemimpinan otentik dan OCB Berorientasi Pelanggan


Penelitian yang dilakukan oleh Shaoping Qiu et al. (2019)
menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara kepemimpinan otentik
dan OCB yang berorientasi pada pelanggan. OCB yang berorientasi
pada pelanggan dikonseptualisasikan sebagai perilaku individu yang
bebas, tidak secara langsung atau eksplisit diakui oleh sistem
penghargaan formal, dan secara agregat mempromosikan fungsi
organisasi yang efisien dan efektif (Organ et al., 2005). Pemimpin
otentik secara obyektif mengevaluasi semua informasi yang relevan
ketika membuat keputusan; pemimpin menciptakan lingkungan yang
adil dan terbuka di tempat kerja. Di tempat kerja seperti itu, karyawan
lebih sadar akan pentingnya membantu orang lain dan didorong untuk
melakukannya (Walumbwa et al., 2010), sehingga karyawan cenderung
terlibat dalam perilaku yang menguntungkan organisasi, pelanggan,
dan anggota lain dalam organisasi.
Dalam literatur kepemimpinan, beberapa studi ilmiah telah
menemukan ada pengaruh positif antara kepemimpinan otentik dan
OCB di berbagai budaya dan sektor yang berbeda (Banks, McCauley,
Gardner, & Guler, 2016). Hal ini didukung oleh Tonkin (2013) dalam
melakukan penelitian di sebuah perusahaan perangkat lunak di Amerika
Serikat yang menemukan korelasi positif antara keempat dimensi
kepemimpinan otentik dan OCB dengan menggunakan kepuasan kerja
sebagai mediator. Hasil penelitian menunjukkan perilaku kepemimpinan
memiliki pengaruh positif terhadap karakteristik pengikut seperti
perilaku kewargaan karyawan dan kepuasan. Penelitian terdahulu
dilakukan oleh Edu, Moriano, Molero, dan Topa (2012) yang mensurvei
227 karyawan dari 22 perusahaan yang berbeda di Spanyol dan
menyatakan kepemimpinan otentik adalah alat prediksi yang lebih baik
dari OCB karyawan ketika transparansi dan perilaku moral diarahkan ke
organisasi.
Yesilkaya dan Aydin (2016) juga menemukan hubungan positif
dan signifikan antara kepemimpinan otentik dan OCB di sektor publik
Turki. Kepemimpinan otentik dan kepemimpinan transformasional
dibandingkan dalam tinjauan Meta-Analysis, Banks et al. (2016) dan
disimpulkan kepemimpinan otentik memiliki hubungan yang lebih kuat
dengan OCB karyawan. Wei et al. (2018) melakukan penelitian di
sebuah perusahaan besar di Cina dan melaporkan bahwa
kepemimpinan otentik secara signifikan memprediksi OCB.
Kepemimpinan otentik diasumsikan memiliki hubungan positif langsung
dengan OCB berorientasi pelanggan (Shaoping Qiu, 2019).