Menurut Hennig-Thurau et al (Putri Hastina, 2017) berpendapat bahwa Electronic Word of
Mouth (E-WOM) merupakan bentuk komunikasi pemasaran yang berisi tentang pernyataan
positif atau negatif yang dilakukan pelanggan potensial, maupun mantan pelanggan tentang
suatu produk atau perusahaan yang tersedia bagi banyak orang atau lembaga melalui media
internet. Konsumen yang penasaran dengan produk tersebut, kemudian mencari informasi
melalui internet dan membaca komentar atau melihat ulasan mengenai produk melalui
media sosial. Setelah melihat ulasan dimedia sosial, konsumen tidak hanya sadar mengenai
mereknya, namun juga sadar mengenai produk yang akan di beli (Shahid etal.,2017). dalam
bentuk audio, video, dan tulisan kepada orang lain secara online. Penelitian yang dilakukan
Sabrina Puspa Gassany (2018) dengan judul “ Pengaruh Electronic Word of Mouth
(EWOM) Terhadap Intensi PembelianProduk Pakaian Pada Konsumen Muda Melalui
Media Online” mengungkapkan bahwa Electronic word of mouth berpengaruh terhadap
intensi pembelian produk pakaian.
