Brand awareness memiliki beberapa tingkatan dari tingkatan yang paling rendah
(tidak menyadari brand) sampai tingkatan yang paling tinggi yaitu Top of Mind,
yang bisa digambarkan dalam sebuah piramida. Piramida brand awareness dari
rendah sampai tingkat tertinggi adalah sebagai berikut:
Unware of Brand (tidak menyadari brand)
Tingkat paling rendah dalam piramida brand awareness dimana konsumen tidak
menyadari adanya suatu brand
- Brand Recognition (pengenalan brand)
Tingkat minimal brand awareness, dimana pengenalan suatu brand muncul lagi
setelah dilakukan pengingatan kembali lewat bantuan (aided recall). - Brand Recall (peningkatan kembali brand)
Peningkatan kembali brand tanpa bantuan (unaided recall). - Top of Mind (puncak pikiran)
Brand yang disebutkan pertama kali oleh konsumen atau yang pertama kali
muncul dalam benak konsumen, atau brand tersebut merupakan brand utama
dari berbagai brand yang ada dalam benak konsumen.
Berdasarkan penjelasan diatas adanya tingkatan-tingkatan dalam brand awareness
menunjukan adanya perbedaan tingkat kesadaran yang berbeda-beda pada masing-
masing individu. Selain itu ada 4 indikator yang dapat digunakan untuk mengetahui
seberapa jauh konsumen aware terhadap sebuah brand antara lain Kriyantono,
(2006): - Recall yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengingat ketika merek apa saja
yang diingat. - Recognition yaitu seberapa jauh konsumen dapat mengenali merek tersebut
dalam kategori tertentu. - Purchase yaitu seberapa jauh konsumen akan memasukan suatu merek ke dalam
alternatif pilihan ketika akan membeli produk atau layanan. - Consumption yaitu seberapa jauh konsumen masih mengingat suatu merek
ketika sedang menggunakan produk atau layanan pesaing
