Dimensi yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan teori dan
pendapat dari para ahli. Dimensi yang dimaksud merupakan teori dari Effendy
(2017:122) sebagai berikut:
- Komunikasi Internal
Komunikasi internal organisasi adalah proses penyampaian pesan antara
anggota-anggota organisasi yang terjadi untuk kepentingan organisasi, seperti
komunikasi antar pimpinan dan bawahan, antara sesame bawahan, dan
sebagainya. Proses komunikasi internal ini bisa berwujud komunikasi antar
pribadi ataupun komunikasi antar kelompok. Juga komunikasi bisa merupakan
proses komunikasi primer maupun sekunder (menggunakan media manusia).
Indikatornya meliputi:
a. Komunikasi vertikal
Komunikasi dari atas ke bawah dan dari bawah ke atas. Komunikasi
dari pimpinan kepada bawahan dan dari bawahan kepada pimpinan. Dalam
komunikasi vertikal, pimpinan memberikan instruksi-instruksi, petunjukpetunjuk, informasi- informasi kepada bawahannya. Sedangkan bawahan
memberi laporan-laporan, saran-saran, pengaduan-pengaduan, dan
sebagainya kepada pimpinan.
b. Komunikasi horizontal atau lateral
Komunikasi antara sesama, seperti dari karyawan kepada karyawan,
manajer kepada manajer. Pesan dalam komunikasi ini mengalir di bagian
yang sama di dalam organisasi atau mengalir antar bagian. Komunikasi lateral
ini memperlancar pertukaran pengetahuan, pengalaman, metode dan masalah.
Hal ini membantu untuk menghindari beberapa masalah dan memecahkan
yang lainnya, serta membangun semangat kerja dan kepuasan kerja. - Komunikasi Eksternal
Komunikasi eksternal organisasi adalah komunikasi antara pimpinan
organisasi dengan khalayak di luar organisasi. Pada organisasi besar, komunikasi
ini lebih banyak dilakukan oleh kepala hubungan masyarakat daripada pimpinan
sendiri. Yang dilakukan sendiri oleh pimpinan hanyalah tertera pada hal-hal
dianggap sangat penting saja. Indikatornya meliputi:
a. Komunikasi dari organisasi kepada khalayak
Komunikasi ini dilaksanakan umumnya, bersifat informatif, yang
dilakukan sedemikian rupa sehingga khalayak merasa memiliki keterlibatan,
setidaknya ada hubungan batin. Komunikasi ini dapat melalui berbagai
bentuk seperti: majalah organisasi; press release, artikel, surat kabar atau
majalah; pidato radio; film dokumenter; brosur; leaflet; poster; konferensi
pers.
b. Komunikasi dari khalayak kepada organisasi
Komunikasi dari khalayak kepada organisasi merupakan umpan balik
sebagai efek dari kegiatan dan komunikasi yang dilakukan oleh organisasi.
