Lingkungan kerja menurut pendapat Nitisemito dalam penelitian Deni
Sulistiawan, Sukisno S. Riadi, dan Siti Maria (2017), mendefinisikan
lingkungan kerja adalah suatu keadaan yang terdapat dalam struktur dan
proses kegiatan perusahaan yang mencerminkan rasa kepuasan pada
para pelaksana atau pegawai yang bersifat menunjang kearah
pencapaian kinerja karyawan yang diinginkan oleh perusahaan secara
keseluruhan maupun pelaksana.
Menurut Danang (2012, p.43) lingkungan kerja adalah segala sesuatu
yang ada di sekitar karyawan dan dapat mempengaruhi dirinya dalam
menjalankan tugas – tugas yang dibebankan. Sedangkan menurut
Nitisemito dalam Nuraini (2013, p.97) lingkungan kerja adalah segala
sesuatu yang ada di sekitar karyawan dan dapat mempengaruhi dalam
menjalankan tugas yang di embankan kepadanya.
Menurut Sedarmayanti (2011, p.26) lingkungan kerja merupakan
keseluruhan alat perkakas dan bahan yang dihadapi, lingkungan sekitar
dimana seseorang bekerja, metode kerja, serta pengaturan kerjanya baik
secara perorangan maupun kelompok. Masalah lingkungan kerja
dalamsuatu organisasi sangatlah penting, dalam hal ini diperlukan
adanya pengaturan maupun penataan faktor – faktor lingkungan kerja
dalam penyelenggaraan aktivitas organisasi.
Menurut Fachreza, Said Musnadi, dan M. Shabri Abd Majid (2018).
Salah satu aspek dalam meningkatkan kinerja karyawan adalah
terciptanya lingkungan kerja yang kondusif. Lingkungan kerja adalah
faktor – faktor di luar manusia baik fisik maupun non fisik dalam suatu
organisasi. Menurut Fieldman (2010, p.197), antara lingkungan kerja
dengan kepuasan kerja terdapat hubungan yang positif, dan lingkungan
kerja mempengaruhi kinerja suatu organisasi.
