Perubahan organisasi yang paling umum dilakukan dalam dua dekade terakhir ini
adalah dengan melakukan strategi inisiatif TQM, inisiatif perampingan, dan inisiatif rekayasa
ulang (Cameron, 1997; dalam Cameron dan Quinn, 2011). Rath dan Strong (sebuah
perusahaan konsultan) mensurvei organisasi-organisasi Fortune 500 dan menemukan lebih
dari 40 persen bahwa inisiatif TQM mereka sepenuhnya gagal. Sebuah konsultan McKinsey
menemukan bahwa dua pertiga dari tiga puluh program kualitas telah terhenti, kurang
berhasil dan gagal. Studi Ernst and Young mensurvei 584 organisasi di empat industri
(otomotif, bank, komputer, dan perawatan kesehatan) di Amerika Serikat, Jepang, Jerman dan
kanada menemukan bahwa sebagian besar organisasi tidak berhasil melaksanakan praktik
TQM-nya. Kebanyakan organisasi menyebutkan bahwa TQM gagal (Cameron, 1997 ; dalam
Cameron dan Quinn, 2011). Tanpa perubahan mendasar lain, yaitu perubahan pada budaya
organisasi, maka harapan akan terjadinya peningkatan berkelanjutan pada kinerja organisasi
adalah kecil. Meskipun alat dan tekniknya mungkin ada dan strategi perubahan dilaksanakan
dengan penuh semangat, berbagai upaya untuk meningkatkan kinerja orgaisasi akan tetap
gagal karena budaya dasar organisasi yaitu nilai-nilai, cara berpikir, gaya manajerial,
paradigma, pendekatan untuk memecahkan masalah masih tetap sama menurut Cameron dan
Quinn (2011).
Alasan mengapa budaya organisasi harus berubah, yaitu siapapun yang masih
mempertahankan cara-cara lama dengan tidak mau berkembang untuk memperbaharui diri
sesuai dengan perkembangan jaman, maka ia tidak akan bisa bertahan, dengan mengubah diri
sendiri/organisasi, maka organisasi tidak akan terasing dari dunia luar sehingga dapat
membawa pembaharuan, dan siapapun yang menjanjikan perubahan tentu memberikan
harapan, akan tetapi semuanya belum tentu mampu mengendalikan perubahan itu sendiri.
Perubahan pada dasarnya melakukan segala sesuatu secara berbeda. Perubahan merujuk pada
sebuah terjadinya sesuatu yang berbeda dengan sebelumnya. Perubahan bisa juga bermakna
melakukan hal-hal dengan cara baru.
