Waste


Waste adalah hasil dari penggunaan berlebih sumber daya yang
dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau jasa. Menurut Gasperz, (2006)
dalam buku “Continuous Cost Reduction Trough Lean Sigma Approach”
terdapat sembilan waste yang dapat diidentifikasi dalam sebuah perusahaan
atau yang biasa disingkat dengan E-DOWNTIME. Macam-macam EDOWNTIME dan penjelasannya adalah sebagai berikut:

  1. Environmental, Health and Safety (EHS)
    Jenis pemborosan yang terjadi karena kelalaian dalam
    memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan prinsip- prinsip EHS.
  2. Defects
    Jenis pemborosan yang terjadi karena kecacatan atau kegagalan
    produk setelah melalui suatu proses. Berhubungan dengan masalah
    kualitas produk atau rendahnya performansi pengiriman.
  3. Overproduction
    Jenis pemborosan yang terjadi karena produksi berlebih dari
    kuantitas yang dipesan oleh pelangggan. Memproduksi lebih dari yang
    dibutuhkan dan stok yang berlebih merupakan waste kategori ini.
  4. Waiting
    Waiting dan waktu idle termasuk waste karena hal tersebut
    tidakmemberi nilai tambah kepada produk. Produk yang harus
    menunggu dalam proses produksi telah mengkonsumsi bahan dan
    menambah biaya. Work InProcess (WIP) merupakan penyebab utama
    dari waste ini. Selain itu, WIP jugabisa disebabkan oleh pergerakan
    produk yang harus terlalu sering dan adanya bottleneck pada mesin.
  5. Not Utilizing employees knowledge, skill and abilities
    Jenis pemborosan Sumber Daya Manusia yang terjadi karena tidak
    menggunakan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan karyawan
    secara optimal.
  6. Transportation
    Waste kategori ini meliputi pemindahan material yang terlalu
    sering dan penundaan pergerakan material. Penyebab utama dari
    transportasi yang berlebih adalah layout pabrik.
  7. Inventory
    Waste kategori ini meliputi persediaan. Persediaan termasuk waste
    dalam proses produksi karena material yang tidak dibutuhkan harus
    disimpan.
  8. Motion
    Jenis pemborosan yang terjadi karena banyaknya pergerakan dari
    yang seharusnya sepanjang proses value stream. Pergerakan
    merupakan waste karena perpindahan material atau orang tidak
    menambah nilai kepada produk. Solusi untuk mengurangi waste
    kategori ini adalah merelayout pabrik.
  9. Excess Processing
    Jenis pemborosan yang terjadi karena langkah-langkah proses yang
    panjang dari yang seharusnya sepanjang proses value stream. Waste
    kategori ini meliputi proses atau prosedur yang tidak perlu,pengerjaan
    pada produk tetapi tidak menambah nilai dari produk itu sendiri.