Waste adalah hasil dari penggunaan berlebih sumber daya yang
dibutuhkan untuk menghasilkan produk atau jasa. Menurut Gasperz, (2006)
dalam buku “Continuous Cost Reduction Trough Lean Sigma Approach”
terdapat sembilan waste yang dapat diidentifikasi dalam sebuah perusahaan
atau yang biasa disingkat dengan E-DOWNTIME. Macam-macam EDOWNTIME dan penjelasannya adalah sebagai berikut:
- Environmental, Health and Safety (EHS)
Jenis pemborosan yang terjadi karena kelalaian dalam
memperhatikan hal-hal yang berkaitan dengan prinsip- prinsip EHS. - Defects
Jenis pemborosan yang terjadi karena kecacatan atau kegagalan
produk setelah melalui suatu proses. Berhubungan dengan masalah
kualitas produk atau rendahnya performansi pengiriman. - Overproduction
Jenis pemborosan yang terjadi karena produksi berlebih dari
kuantitas yang dipesan oleh pelangggan. Memproduksi lebih dari yang
dibutuhkan dan stok yang berlebih merupakan waste kategori ini. - Waiting
Waiting dan waktu idle termasuk waste karena hal tersebut
tidakmemberi nilai tambah kepada produk. Produk yang harus
menunggu dalam proses produksi telah mengkonsumsi bahan dan
menambah biaya. Work InProcess (WIP) merupakan penyebab utama
dari waste ini. Selain itu, WIP jugabisa disebabkan oleh pergerakan
produk yang harus terlalu sering dan adanya bottleneck pada mesin. - Not Utilizing employees knowledge, skill and abilities
Jenis pemborosan Sumber Daya Manusia yang terjadi karena tidak
menggunakan pengetahuan, ketrampilan dan kemampuan karyawan
secara optimal. - Transportation
Waste kategori ini meliputi pemindahan material yang terlalu
sering dan penundaan pergerakan material. Penyebab utama dari
transportasi yang berlebih adalah layout pabrik. - Inventory
Waste kategori ini meliputi persediaan. Persediaan termasuk waste
dalam proses produksi karena material yang tidak dibutuhkan harus
disimpan. - Motion
Jenis pemborosan yang terjadi karena banyaknya pergerakan dari
yang seharusnya sepanjang proses value stream. Pergerakan
merupakan waste karena perpindahan material atau orang tidak
menambah nilai kepada produk. Solusi untuk mengurangi waste
kategori ini adalah merelayout pabrik. - Excess Processing
Jenis pemborosan yang terjadi karena langkah-langkah proses yang
panjang dari yang seharusnya sepanjang proses value stream. Waste
kategori ini meliputi proses atau prosedur yang tidak perlu,pengerjaan
pada produk tetapi tidak menambah nilai dari produk itu sendiri.
