Sesuai dengan kegiatan dalam suatu perusahaan maka perusahaan harus
diarahkan untuk menjamin kontinuitas dan aktivitas kegiatan untuk
menyelesaikan produk sesuai dengan bentuk dan waktu yang diinginkan dalam
batas-batas yang direncanakan. Untuk memperlancar kegiatan produksi
dibutuhkan pengendalian proses produksi, yaitu :
- Pengendalian proses produksi Agar proses produksi dapat berjalan dengan
baik dan lancar diperlukan pengendalian yang baik. Pengendalian proses
produksi meliputi kapan produksi dimulai dan kapan produksi diakhiri
sehingga harus direncanakan. - Pengendalian bahan baku Bahan baku merupakan masalah yang cukup
dominan dibidang produksi. Perusahaan menghendaki jumlah persediaan
yang cukup agar jalannya produksi tidak terganngu, maka dengan adanya
pengendalian bahan baku diharapkan kegiatan produksi dapat berjalan lancar
serta dapat menentukanstandart bahan baku yang baik, mengenai apa yang
harus dipesan, berapa banyaknya pesanannya da kapan pemesanan
dilakukan. - Pengendalian tenaga kerja Pengendalian tenaga kerja merupakan salah satu
unsur yang penting di dalam pengendalian produksi. Berhasil tidaknya suatu
proses produksi akan tergantung kepada kemampuan kerja dan kesungguhan
kerja dari para karyawan perusahaan. Sehingga pengelolaan tenaga kerja atau
sumber daya manusia merupakan bidang keputusan yang penting dalam
hubungannya dengan kuantitas dan kualitas produk. - Pengendalian biaya produksi dan perbaikan Para pengawas bagian produksi
setiap saat harus melakukan pengawasan serta membuat keputusan-keputusan
yang berhubungan dengan keseimbangan antara pekerja, bahan baku dan
biaya serta tindakan perbaikan. - Pengendalian kualitas Ada beberapa pengertian pengendalian kualitas
menurut para ahli, yaitu :
“Pengendalian kualitas adalah aktivitas untuk menjaga dan mengarahkan
agar kualitas produk perusahaan dapat dipertahankan sebagaimana yang telah
direncanakan” (Ahyari, 2002). “Pengendalian kualitas merupakan suatu
kebutuhan bagi perusahaan yang menginginkan adanya kemajuan dalam
perusahaan dengan standart yang ada” (Subagyo, 2000). “Pengendalian kualitas
merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki produk bila diperlukan,
mempertahankan kualitas yang sudah tinggi dan mengurangi jumlah barang yang
rusak” (Reksohadiprodjo dan Gitosudarmo, 2000)
Hal yang bisa dilakukan sejak bahan baku, barang dalam proses, maupun
sampai barang jadi. Sehingga dapat diambil langkah-langkah untuk menentukan
tindakan apa yang harus diambil di dalam proses produksi serta usaha untuk
memelihara dan mempertahankan mutu yang telah ditetapkan standart
kualitasnya.
