Sistem pengendalian proses produksi


Sesuai dengan kegiatan dalam suatu perusahaan maka perusahaan harus
diarahkan untuk menjamin kontinuitas dan aktivitas kegiatan untuk
menyelesaikan produk sesuai dengan bentuk dan waktu yang diinginkan dalam
batas-batas yang direncanakan. Untuk memperlancar kegiatan produksi
dibutuhkan pengendalian proses produksi, yaitu :

  1. Pengendalian proses produksi Agar proses produksi dapat berjalan dengan
    baik dan lancar diperlukan pengendalian yang baik. Pengendalian proses
    produksi meliputi kapan produksi dimulai dan kapan produksi diakhiri
    sehingga harus direncanakan.
  2. Pengendalian bahan baku Bahan baku merupakan masalah yang cukup
    dominan dibidang produksi. Perusahaan menghendaki jumlah persediaan
    yang cukup agar jalannya produksi tidak terganngu, maka dengan adanya
    pengendalian bahan baku diharapkan kegiatan produksi dapat berjalan lancar
    serta dapat menentukanstandart bahan baku yang baik, mengenai apa yang
    harus dipesan, berapa banyaknya pesanannya da kapan pemesanan
    dilakukan.
  3. Pengendalian tenaga kerja Pengendalian tenaga kerja merupakan salah satu
    unsur yang penting di dalam pengendalian produksi. Berhasil tidaknya suatu
    proses produksi akan tergantung kepada kemampuan kerja dan kesungguhan
    kerja dari para karyawan perusahaan. Sehingga pengelolaan tenaga kerja atau
    sumber daya manusia merupakan bidang keputusan yang penting dalam
    hubungannya dengan kuantitas dan kualitas produk.
  4. Pengendalian biaya produksi dan perbaikan Para pengawas bagian produksi
    setiap saat harus melakukan pengawasan serta membuat keputusan-keputusan
    yang berhubungan dengan keseimbangan antara pekerja, bahan baku dan
    biaya serta tindakan perbaikan.
  5. Pengendalian kualitas Ada beberapa pengertian pengendalian kualitas
    menurut para ahli, yaitu :
    “Pengendalian kualitas adalah aktivitas untuk menjaga dan mengarahkan
    agar kualitas produk perusahaan dapat dipertahankan sebagaimana yang telah
    direncanakan” (Ahyari, 2002). “Pengendalian kualitas merupakan suatu
    kebutuhan bagi perusahaan yang menginginkan adanya kemajuan dalam
    perusahaan dengan standart yang ada” (Subagyo, 2000). “Pengendalian kualitas
    merupakan alat bagi manajemen untuk memperbaiki produk bila diperlukan,
    mempertahankan kualitas yang sudah tinggi dan mengurangi jumlah barang yang
    rusak” (Reksohadiprodjo dan Gitosudarmo, 2000)
    Hal yang bisa dilakukan sejak bahan baku, barang dalam proses, maupun
    sampai barang jadi. Sehingga dapat diambil langkah-langkah untuk menentukan
    tindakan apa yang harus diambil di dalam proses produksi serta usaha untuk
    memelihara dan mempertahankan mutu yang telah ditetapkan standart
    kualitasnya.