Motivasi Kerja di Perusahaan Perkebunan


Menurut Lubis (2008) didalam penelitian beliau yang dilakukan di PTPN IV
(Persero) Medan dapat dijelaskan bahwa motivasi kerja terbentuk dari adanya
kebutuhan sikap yang mendorong karyawan agar lebih bersemangat dan bergairah
dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan. Motivasi kerja sendiri menurut
beliau merupakan kondisi atau energi yang menggerakkan diri karyawan agar
terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi perusahaan.
Untuk hasil hubungan antara motivasi dengan kinerja telah dijelaskan oleh
Sialman (2016)bahwa ada hubungan yang signifikan antara motivasi dengan
kinerja karyawan, dan tergolong tinggi dengan nilai rhitung sebesar 0,646. Hal ini
disebabkan karena perusahaan memotivasi karyawan dengan memperhatikan
faktor-fakor yang memang sangat dibutuhkan oleh karyawan di perusahaan
perkebunan tersebut