Tujuan motivasi memegang peranan yang sangat penting dalam sebuah
organisasi. Dengan adanya motivasi kerja, di prediksi akan menambah energi
pada sebuah pekerjaan. Menurut Hasibuan (2005), “Ada beberapa tujuan
pemberian motivasi yaitu:
a. Mendorong gairah dan semangat kerja karyawan
b. Meningkatkan moral dan kepuasan kerja karyawan
c. Meningkatkan produktivitas kerja karyawan
d. Mempertahankan loyalitas dan kestabilan karyawan
e. Meningkatkan kedisiplinan dan menurunkan tingkat absensi karyawan
f. Mengefektifkan pengadaan karyawan
g. Menciptakan suasana dan hubungan kerja yang baik
h. Meningkatkan kreativitas dan partisipasi karyawan
i. Meningkatkan tingkat kesejahteraan karyawan
j. Mempertinggi rasa tangung jawab karyawan
Variabel motivasi kerja ini secara operasional diukur dengan menggunakan 3
(tiga) indikator, yaitu: kebutuhan berprestasi (need for achievement), kebutuhan
fisik (psycological need), dan kebutuhan rasa aman (safety need) (Ndraha dalam
Brahmasari dan Suprayetno, 2008).
