Menurut Mangkunegara (2005) motivasi terbentuk dari sikap (Attitude)
karyawan dalam menghadapi situasi kerja di perusahaan (situation), atau bisa
disebut juga motivasi adalah kondisi atau energi yang menggerakkan diri
karyawan yang terarah atau tertuju untuk mencapai tujuan organisasi
perusahaan.Sikap mental karyawan haruslah memiliki sikap mental yang siap
sedia secara psikofisik (siap secara mental, fisik, situasi dan tujuan). Artinya
karyawan dalam bekerja secara mental siap, fisik sehat, memahami situasi dan
kondisi serta berusaha keras mencapai target kerja (tujuan utama organisasi).
Kemudian menurut Mangkunegara (2005) mengemukakan bahwa terdapat 2
(dua) teknik memotivasi kerja pegawai yaitu: (1) Teknik pemenuhan kebutuhan
pegawai, artinya bahwa pemenuhan kebutuhan pegawai merupakan fundamen
yang mendasari perilaku kerja. (2) Teknik komunikasi persuasif, adalah
merupakan salah satu teknik memotivasi kerja pegawai yang dilakukan dengan
cara mempengaruhi pegawai secara ekstra logis.
