Indikator Kinerja Karyawan


Fizia dan Muttaqijn (2018) mengungkapkan bahwa didalam suatu kinerja
karyawan, standar pekerjaan harus dapat diukur dan dipahami secara jelas melalui
indikator sebagai berikut:

  1. Jumlah pekerjaan
    Jumlah pekerjaan yang dihasilkan individu atau kelompok sebagai
    persyaratan yang menjadi standar pekerjaan. Setiap pekerjaan memiliki
    persyaratan yang berbeda sehingga menuntut karyawan harus memenuhi
    persyaratan tersebut baik pengetahuan, keterampilan, maupun k9emampuan
    yang sesuai.
  2. Kualitas pekerjaan
    Setiap karyawan dalam perusahaan harus memenuhi persyaratan tertentu
    untuk dapat menghasilkan pekerjaan sesuai kualitas yang dituntut suatu
    pekerjaan tertentu. Setiap pekerjaan memiliki standar kualitas tertentu yang
    harus disesuaikan oleh karyawan untuk dapat mengerjakannya sesuai ketentuan.
    Karyawan memiliki kinerja baik bila dapat menghasilkan pekerjaan sesuai
    persyaratan kualitas yang dituntut pekerjaan tersebut.
  3. Ketepatan waktu
    Jenis pekerjaan tertentu harus diselesaikan tepat waktu, karena memiliki
    ketergantungan atas pekerjaan lainnya. Jadi, apabila pekerjaan pada suatu bagian
    tertentu tidak selesai tepat waktu akan menghambat pekerjaan pada bagian lain,
    sehingga mempengaruhi jumlah dan kualitas hasil pekerjaan.
  4. Kemandirian
    Kemandirian meurpakan dimana tingkat seseorang dapat belajar dan
    bekerja sesuai dengan apa yang didapatkan oleh pekerja dan menjalankan fungsi
    kerja nya dengan baik dan penuh rasa tanggung jawab serta percaya diri.
  5. Efektivitas
    Efektivitas adalah tingkat keberhasilan yang ditunjukkan dengan
    meningkatkan sumber daya organisasi yang ditingkatkan seperti teknologi, uang,
    tenaga bahkan bahan baku dengan maksud untuk meniingkatkan setiap unsur
    pada penggunaan sumber daya