Pengertian Kepuasan Kerja
Gibson, et al. (2012) mendefinisikan kepuasan kerja sebagai sikap yang dimiliki
individu terhadap pekerjaannya. Armstrong & Taylor (2014) mendefinisikan
kepuasan kerja sebagai sikap dan perasaan orang tentang pekerjaan mereka. Sikap
positif terhadap pekerjaan mengindikasikan kepuasan kerja, sedangkan sikap
negatif dan tidak menguntungkan terhadap pekerjaan mengindikasikan
ketidakpuasan kerja.
Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya yang
dapat dilihat dari sikap positif individu terhadap pekerjaan dan segala sesuatu
yang dihadapi di lingkungan kerjanya (Neog dan Barua, 2014). Spector (1997)
dalam Neog dan Barua (2014) menjelaskan bahwa kepuasan kerja merupakan
kombinasi dari keadaan psikologis, fisiologis dan lingkungan yang menyebabkan
seseorang jujur dan puas dengan pekerjaannya. Locke (1976) mendefinisikan
kepuasan kerja sebagai keadaan emosional yang menyenangkan atau positif yang
dihasilkan dari penilaian pekerjaan atau pengalaman kerja seseorang. Kepuasan
kerja terlihat dari sikap positif karyawan terhadap apapun yang dihadapinya di
dalam lingkungan kerja.
Kepuasan kerja adalah perasaan senang karyawan ketika memperoleh hasil kinerja
yang sesuai ekpektasi. Tindakan positif yang menunjang kinerja dalam organisasi
muncul disaat kepuasan kerja tercipta. Tingkat kepuasan kerja merupakan salah
satu faktor yang mempengaruhi keefektifan organisasi dengan adanya
peningkatan atau penurunan prestasi kerja karyawan.
