Dalam pengukuran kontrak psikologis pada penelitian yang
dilakukan, peneliti menggunakan metode pengukuran global, dimana
penilaian berdasarkan keseluruhan aspek dari pemenuhan janji dan tidak
menitikberatkan setiap aspek atau bagian secara spesifik. Aspek yang diukur
merupakan sudut pandang pemenuhan janji dari seorang individu berdasar
atas kontrak pisikologis yang diberikan oleh perusahaan. Penyusunan alat
ukur dibentuk berdasarkan 5 dimensi pembentuk kontrak psikologis, yang
mencakup: kepuasan akan pekerjaan, kesempatan berkarir, dukungan,
kepuasan gaji dan kompensasi, dan pelatihan yang diberikan. Aspek yang
tercakup dalam kepuasan akan pekerjaan antara lain dapat diukur dengan
tingkat pemahaman pekerjaan individu serta kegembiraan dalam pekerjaan.
Aspek kesempatan berkarir lebih kepada tingkat probabilitas seseorang
mendapatkan posisi maupun pekerjaan yang lebih baik dari sebelumnya
melalui perusahaan. Aspek dukungan yang dimaksud adalah dukungan yang
didapat individu dalam pekerjaannya baik dukungan dari atasan. Aspek gaji
dan kompensasi merupakan aspek yang diukur berdasarkan nominal
pendapatan yang dimiliki ditambah dengan kompensasi ataupun fasilitas yang
didapat. Senada dengan keseluruhan aspek diatas, aspek pemberian pelatihan
juga merupakan dimensi yang perlu diukur karena sering kali perusahaan
memberikan apresiasi kepada karyawannya dalam bentuk pelatihan yang
diberikan.
