Brand Loyalty (Loyalitas Merek)


Loyalitas merek adalah konsistensi pilihan konsumen terhadap satu
merek tertentu, yang disebabkan oleh adanya kepercayaan konsumen pada
merek tersebut. Menurut (Bu et al., 2020) loyalitas merek terbentuk dari
nilai – nilai yang dirasakan oleh konsumen dan identifikasi merek yang
memicu konsistensi pembelian. Loyalitas merek adalah komitmen
psikologis dan ekspresi perilaku ketergantungan pada pembelian
berkelanjutan di masa depan yang dialami oleh konsumen karena kepuasan
yang dirasakan (Oliver, 1999) dalam (Bu et al., 2020).
Mengadopsi pendekatan stokastik murni menunjukkan bahwa
loyalitas merek pada konsumen memotivasi mereka untuk menunjukkan
perilaku pembelian kembali (Atulkar, 2020). Pada (Atulkar, 2020) loyalitas
merek dikonseptualisasikan lebih seperti loyalitas sikap, yang didefinisikan
sebagai keterikatan pelanggan terhadap merek sebagai fungsi dari proses
psikologis. Loyalitas merek adalah hasil akhir dari keterikatan emosional
yang mendalam, yang mempengaruhi perilaku pembelian kembali pada
pelanggan (Grisaffe and Nguyen, 2011) dalam (Atulkar, 2020). Loyalitas
merek telah digambarkan sebagai ukuran kekuatan hubungan pelanggan-
merek (Veloutsou, 2015) dalam (Kumar & Nayak, 2019). Menurut Pappu
dan Quester (2016) dalam (Atulkar, 2020) loyalitas merek adalah ukuran
keterikatan yang dimiliki pelanggan terhadap suatu merek, memotivasi
pelanggan untuk menunjukkan perilaku pembelian yang konsisten terhadap
merek yang disukai (Li et al., 2020)