Upaya Penanggulangan Resiko Pernikahan Dini

  1. Pencegahan
    a. Orangtua perlu menyadari bahwa pernikahan dini bagi anaknya penuh
    dengan resiko yang membahayakan baik secara sosial, kejiwaan
    maupun kesehatan. Sehingga orang tua perlu menghindari pernikahan
    dini bagi remaja
    b. Remaja perlu diberikan informasi tengtang hak-hak reproduksi nya dan
    resiko pernikahan dini
    c. Bagi remaja yang belum menikah, kehamilan remaja dapat dicegah
    dengan cara menghindari terjadinya senggama. Itu berarti remaja harus
    mengisi wktunya dengan kegiatan-kegiatan yang akan memberi bekal
    hidupnya dimasa depan.
  2. Penanganan
    Kehamilan remaja merupakan kehamilan yang beresiko, karena itu
    remaja yang hamil harus intensif memeriksakan kehamilannya. Dengan
    demikian diharpkan kelainan dan penyulit yang akan terjadi dapat segera
    di obati. Akhirnya diharapkan kehamilan dan persalinan dapat dilalui
    dengan baik dan selamat.
    Sehingga dapat disimpulkan bahwa remaja sebagai orang tua harus
    memahami perkembangan anak yang sehat dan wajar, mampu mendidik
    anak dan membina anak, mengembangkan potensi diri sehingga menjadi
    ahli dan dapat dijadikan panutan sebagai orang tua yang baik