Suatu komitmen yang dipegang teguh untuk mengulangi pembelian
produk atau layanan merupakan definisi loyalitas merek menurut Shabbir (2020).
Loyalitas merek juga merupakan sikap positif seorang konsumen terhadap merek
tertentu di atas pesaing lainnya. Menurut Huo et al., (2022) loyalitas merek dapat
memberikan keuntungan kepada perusahaan dengan berbagai cara seperti
peningkatan pangsa pasar termasuk mendapatkan banyak pelanggan, dukungan
perluasan merek, rendahnya pengeluaran pemasaran, dan mempertahankan merek
dari ancaman persaingan. Konsumen yang loyal mengacu kepada konsumen yang
berulang kali membeli merek yang sama dan tidak rentan terhadap fitur produk,
harga, dan kenyamanan pengguna atau atribut lain yang disediakan oleh produk
merek lainnya.
Loyalitas merek menurut Sasmita & Norazah (2015) adalah inti dari setiap
nilai yang dimiliki oleh suatu merek. Memperkuat ukuran dan intensitas dari
setiap segmen yang loyal merupakan konsep dari loyalitas merek. Sebuah merek
yang memiliki pelanggan yang kecil tetapi menjadi pelanggan yang sangat setia
dapat memiliki ekuitas yang signifikan. Loyalitas merek juga merupakan inti
bagian dari ekuitas merek yang menjadi gagasan sentral dalam pemasaran karena
merupakan ukuran keterkaitan pelanggan dengan sebuah merek menurut Priansa
(2017). Menurut Popp & Wilson (2018) loyalitas merek juga menjadi salah satu
impuls utama profitabilitas karena memberikan keunggulan biaya dengan
menahan konsumen setia perusahaan, dan memberikan lebih banyak niat untuk
membeli dan mengurangi sensitivitas harga. Loyalitas merek menurut
Algesheimer (2005) dalam Wiastuti & Kimberlee (2018) memiliki dua dimensi,
yaitu:
a. Behavioural brand loyalty
Komitmen yang dipegang teguh untuk melakukan pembelian kembali atau
mengulang produk atau jasa yang disukai secara konsisten. Terdapat pengaruh
situasional dan upaya pemasaran yang menunjukkan potensi dan menyebabkan
peralihan perilaku.
b. Attitudinal brand loyalty
Adanya niat pembelian berulang dan kesediaan untuk mengeluarkan uang lebih
dalam jumlah besar atau kesediaan konsumen yang loyal untuk memperoleh suatu
merek. Adanya niat untuk melakukan word of mouth untuk berbicara mengenai
hal-hal baik mengenai merek tersebut
