Analisis fundamental adalah usaha untuk menganalisis berbagai faktor
yang berhubungan dengan saham yang akan dipilih. Menurut Husnan (2015)
analisis fundamental mencoba memperkirakan harga saham dimasa yang akan
datang dengan (1) mengestimasi nilai faktor – faktor fundamental yang
mempengaruhi harga saham yang akan datang, (2) menerapkan hubungan variabel
– variabel tersebut sehingga diperoleh taksiran harga saham. Model peramalan
yang digunakan untuk peramalan harga saham dengan langkah mengidentifikasi
faktor – faktor fundamental seperti (penjualan, pertumbuhan penjualan, biaya,
kebijakan deviden, dan sebagainya) yang diperkirakan akan mempengaruhi harga
saham. Menurut Suhartono dan Fadillah dalam Hermuningsing (2012) analisis
fundamental adalah usaha untuk memperkirakan kesehatan dan prospek, yaitu
kemmapuan suatu perusahaan untuk tumbuh dana menghasilkan laba dimasa
depan.
Analisis yang bersifat fundamental memerlukan analisis perusahaan.
Menurut Husnan (2015) pada analisis perusahaan yang perlu diketahui adalah
memahami laba yang diperoleh perusahaan dan PER (Price Earning Ratio).
Terdapat dua alas an mengapa dua variabel tersebut perlu diperhatikan. Pertama,
untuk meningkatkan pembayaran deviden, perusahaan harus mampu
meningkatkan laba yang diperoleh. Kedua, umumnya terdapat korelasi yang kuat
antara pertumbuhan laba dengan pertumbuhan harga saham. Pertumbuhan laba
per lembar saham dapat diperoleh dalam laporan keuangan yang disajikan oleh
perusahaan berdasarkan atas prinsip – prinsip akuntansi yang diterima umum.
Maka perlunya kita memahami laporan keuangan yang disajikan oleh perusahaan
