Terdapat beberapa metode perhitungan untuk mengukur keputusan
pendanaan, adapun rumus-rumus untuk mengukur keputusan pendanaan, sebagai
berikut :
- Debt to Total Assets Ratio (debt ratio)
Pengertian Debt to Total Assets Ratio menurut Kasmir (2015: 156) :
“Rasio ini merupakan rasio utang yang digunakan untuk mengukur
perbandingan antara total utang dengan total aktiva. Dengan kata lain,
seberapa besar aktiva perusahaan berpengaruh terhadap pengelolaan
aktiva”.
- Debt to Equity Ratio (DER)
Pengertian Debt to Equity Ratio menurut Kasmir (2015: 157) :
“Merupakan rasio yang digunakan untuk menilai utang dengan ekuitas.
Rasio ini dicari dengan cara membandingkan antara seluruh utang,
termasuk utang lancar dengan seluruh ekuitas. Rasio ini berguna untuk
mengetahui jumlah dana yang disediakan peminjam (kreditor dengan
pemilik perusahaan). Dengan kata lain, rasio ini berfungsi untuk
mengetahui setiap rupiah modal sendiri yang dijadikan untuk jaminan
utang”.
Perhitungan DER dilakukan dengan menggunakan rumus :
- Long Term Debt to Equity Ratio (LTDER)
Pengertian Long Term Debt to Equity Ratio menurut Kasmir (2015: 159) :
“Merupakan rasio antara utang jangka panjang dengan modal sendiri.
Tujuannya adalah untuk mengukur berapa bagian dari setiap rupiah modal
sendiri yang dijadikan jaminan utang jangka panjang dengan cara
membandingkan antara utang jangka panjang dengan modal sendiri yang
disediakan oleh perusahaan”.
