Pengaruh Free Cash Flow Terhadap Manajemen Laba


Free cash flow merupakan kas yang tersedia diperusahaan yang dapat digunakan
untuk berbagai aktivitas/kegiatan (Murhadi, 2013:48). Semakin besar free cash flow
yang tersedia dalam suatu perusahaan, maka semakin sehat perusahaan karena
memiliki kas yang tersedia untuk pertumbuhan, pembayaran hutang, dan dividen. Hal
ini dapat juga diartikan bahwa semakin kecil nilai free cash flow yang dimiliki
perusahaan, maka perusahaan bisa dikategorikan tidak sehat karena tidak adanya kas
yang ada untuk pertumbuhan, pembayaran hutang, dan dividen perusahaan (White et
al. 2003:68).
Hasil penelitian Herlambang dan Haryettti (2017); Asyiroh dan Hartono (2019)
membuktikan bahwa free cash flow memiliki pengaruh negative pada earning
management dan penyebabnya adalah tingginya free cash flow yang dimiliki
perusahaan tidak menarik terlaksanannya earning management.Penelitian yang
dilakukan oleh Cakti (2019) menunjukkan bahwa free cash flow berpengaruh terhadap
manajemen laba, hasil ini didukung oleh penelitian yang dilakukan oleh Kono dan
Yuyetta (2013); Puspitasari et al. (2019) dan Agustia (2013) yang menyatakan bahwa
free cash flow berpengaruh terhadap manajemen laba. Menurut Masheyekhi et al.
(2010) tujuan manajer perusahaan melakukan manajemen laba dengan free cash flow
yang tinggi untuk mencapai keuntungan pribadi dalam waktu singkat.