Manajemen laba adalah tindakan yang mempunyai tujuan tertentu didalam
proses pelaporan keuangan eksternal untuk memperoleh keuntungan yang
sifatnya pribadi. Manajemen laba akan menjadikan laba tak sesuai dengan
Ukuran Perusahaan = LN Total Aset
realitas ekonomi yang sebenarnya sehingga kualitas laba yang dilaporkan
rendah. Laba yang disajikan kadang tak mencerminkan realitas ekonomi, tetapi
lebih mengacu pada keinginan manajemen untuk menunjukkan kinerjanya
baik. (Wicaksono, 2015)
Sedangkan Widyaningdyah (2001) dalam Dananjaya (2013) memberikan
definisi mengenai manajemen laba menjadi dua, sebagai berikut ini.
- Definisi sempit.
Earnings management dalam hal ini ada kaitannya dengan pemilihan
metode akuntansi. Earnings management dalam artian sempit ini diartikan
sebagai perilaku manajemen yang bermain dengan komponen discretionary
accruals dalam menentukan besarnya earnings. - Definisi luas.
Earnings management merupakan tindakan yang dilakukan manajer guna
meningkatkan dan atau mengurangi laba yang dilaporkan pada saat ini atas
suatu unit yang mana manajer bertanggung jawab, tanpa mengakibatkan
peningkatan dana tau penurunan profitabilitas ekonomi jangka panjang unit
itu.
Menurut Sulistyanto (2008:480) dalam Rizqi (2012) disebutkan
beberapa definisi manajemen laba menurut para ahli yaitu sebagai berikut :
a. Davidson, Stickney, dan Weill (1987)
Manajemen laba adalah proses mpengambilan langkah tertentu
yang disengaja dalam batas-batas prinsip akuntansi berterima umum
untuk menghasilkan tingkat yang diinginkan dari laba yang dilaporkan.
b. Schipper (1989)
Manjemen laba adalah capuran tangan dalam proses penyusutan
pelaporan keuangan eksternal, bertujuan untuk mendapat keuntungan
pribadi (pihak yang tidak setuju mengatakan bahwa hal ini
hanyalah upaya untuk memfasilitasi operasi yang tidak memihak
dari sebuah proses).
c. Fisher dan Rosenzweig (1995)
Manajemen laba merupakan tindakan-tindakan yang dilakukan
manajer untuk menaikkan (menurunkan) laba periode berjalan dari
sebuah perusahaan yang dikelolanya tanpa mempengaruhi kenaikan
(penurunan) keuntungan ekonomi perusahaan dalam jangka panjang
