Pengaruh Kinerja Lingkungan terhadap Nilai Perusahaan


Menurut Teori stakeholder, setiap perusahaan tidak hanya
bertanggung jawab atas kemakmuran dari perusahannya, melainkan juga
harus memiliki tanggung jawab lingkungan dan sosial dengan
mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terkena dampak dari
tindakan atau kebijakan strategi perusahaan yang bersangkutan
(stakeholder). Salah satu wujud dari bentuk tanggung jawab perusahan
terhadap lingkungan sosial adalah dengan perusahaan melakukan kinerja
lingkungan dengan baik serta ikut berperan dalam pengelolaan lingkungan
hidup.
Menurut teori RBV, apabila perusahaan melakukan pengelolaan
lingkungan hidup serta terdaftar dalam PROPER, akan menjadi suatu
keunggulan atau kelebihan bagi perusahaan. Keunggulan tersebut dapat
membantu perusahaan yang bersangkutan dalam kegiatan persaingan bisnis
dengan perusahaan lain. Berhasilnya suatu perusahaan dalam persaingan
bisnis dengan perusahaan lain akan dapat meningkatkan nilai perusahaan.
Menurut teori sinyal, semua informasi mengenai suatu perusahaan
akan diterima sebagai suatu sinyal dalam pasar. Salah satunya ialah
PROPER, ketika suatu perusahaan terdaftar dalam PROPER dan memiliki
catatan yang baik atau masuk dalam katagori warna yang baik, hal tersebut
dapat menjadi sinyal mengenai keberlanjutan suatu perusahaan yang baik
suatu perusahaan dalam pasar. Adanya informasi suatu perusahaan yang
baik tersebut dapat meningkatkan kepercayaan investor untuk menanamkan
sahamnya pada perusahaan yang bersangkutan. Meningkatnya investor atas
suatu perusahaan tersebut, dapat pula meningkatkan nilai perusahaan suatu
perusahaan.
Suatu perusahaan yang memiliki kinerja lingkungan yang baik, akan
direspon positif oleh para investor melalui peningkatan harga saham
perusahaan. Yang mana, respon postif dari investor tersebut dapat
meningkat nilai perusahaan (Falichin, 2011). Beberapa penelitian mengenai
pengaruh tanggung jawab lingkungan dan sosial terhadap nilai perusahaan
telah dilakukan. Penelitian dari Nurlela dan Islahuddin (2008) dengan
sampel penelitian perusahaan-perusahaan sektor non keuangan yang
terdaftar di BEJ 2005, menunjukkan hasil bahwa CSR berpengaruh
signifikan terhadap nilai perusahaan. Norawati (2011) dengan sampel
perusahaan yang terdaftar di BEI tahun 2007-2010, menunjukkan hasil
bahwa CSR disclosure berpengaruh positif terhadap nilai perusahaan