Pengaruh CSR disclosure sebagai Variabel Moderasi dalam Hubunganantara Kinerja Lingkungan dan Nilai Perusahaan


Menurut Teori stakeholder (Freeman, 1984) setiap perusahaan tidak
hanya bertanggung jawab atas kemakmuran dari para pemengang saham
perusahaannya saja. Melainkan juga harus memiliki tanggung jawab sosial
dengan mempertimbangkan kepentingan semua pihak yang terkena dampak
dari tindakan atau kebijakan strategi perusahaan yang bersangkutan
(stakeholder).
Perusahaan yang memiliki kinerja lingkungan yang baik yaitu
perusahaan yang menjalankan pengelolaan lingkungan sebagai wujud dari
pertanggungjawaban perusahaan terhadap lingkungan, maka investor akan
memandang baik perusahaan dan percaya untuk menanamkan sahamnya
pada perusahaan yang bersangkutan. Hal tersebut dapat meningkatkan
jumlah investor dalam perusahaan, meningkatnya jumlah investor tersebut
juga akan meningkatkan harga saham, yang secara tidak langsung juga akan
meningkatkan nilai perusahaan. Apabila perusahaan yang bersangkutan
tersebut selain memiliki kinerja lingkungan yang baik juga menjalankan dan
melakukan pengungkapan CSR terhadap sosial dilingkungannya, dapat
menjadi nilai tambah atau keunggulan bagi perusahaan menurut investor.
Adanya keunggulan tersebut dapat meningkatkan profitabilitas perusahaan
serta dapat membantu perusahaan dalam persaingan kegiatan bisnis, yang
mana hal tersebut dapat meningkatkan nilai perusahaan