Keterkaitan konsumen pada suatu merek akan lebih kuat
apabila dilandasi pada banyak pengalaman atau penampakkan untuk
mengkomunikasikannya sehingga akan terbentuk citra merek (brand
image). Citra merek yang baik akan mendorong untuk meningkatkan
volume penjualan dan citra perusahaan.
Citra merek dapat dianggap sebagai jenis asosiasi yang muncul
di benak konsumen ketika mengingat sebuah merek tertentu. Asosiasi
tersebut secara sederhana dapat muncul dalam bentuk pemikiran atau
citra tertentu yang dikaitkan pada merek tertentu, sama halnya ketika
kita berpikir mengenai orang lain.
Pendapat Kotler dan Gary Armstrong (2007: 80) dimana
“Brand Image adalah himpunan keyakinan konsumen mengenai
berbagai merek”. Intinya Brand Images atau Brand Description, yakni
diskripsi tentang asosiasi dan keyakinan konsumen terhadap merek
tertentu.
Dari sebuah produk dapat lahir sebuah brand jika produk itu
menurut persepsi konsumen mempunyai keunggulan fungsi (functional
brand), menimbulkan asosiasi dan citra yang diinginkan konsumen
(image brand) dan membangkitkan pengalaman tertentu saat
konsumen berinteraksi dengannya (experiental brand).
Citra produk dan makna asosiasi brand dikomunikasikan oleh
iklan dan media promosi lainnya, termasuk public relation dan event
sponsorship. Iklan dianggap mempunyai peran terbesar dalam
mengkomunikasikan citra sebuah brand dan sebuah image brand juga
dapat dibangun hanya menggunakan iklan yang menciptakan asosiasi
dan makna simbolik yang bukan merupakan ekstensi dari fitur produk.
Penting untuk dicatat bahwa membangun sebuah brand tidak
hanya melibatkan penciptaan perceived difference melalui iklan.
Sering terjadi kesalahpahaman bahwa sebuah brand dibangun semata –
mata menggunakan strategi periklanan yang jitu untuk menciptakan
citra dan asosiasi produk yang diinginkan. Memang iklan berperan
penting dalam membangun banyak merek terutama yang memang
dideferensiasikan atas dasar citra produk akan tetapi, sebuah image
brand sekalipun harus didukung produk yang berkualitas, strategi
penetapan harga yang tepat untuk mendukung citra yang
dikomunikasikan melalui iklan produk tersebut
