Menurut Octafian (2021) menjelaskan bahwa terdapat beberapa hal yang
menjadi prediktor penting bagi work engagement yaitu job demands dan job
personal resources.
a. Job demands
Diartikan sebagaimana lingkungan pekerjaan memberikan stimulus yang
bersifat menuntut dan memerintah sehingga perlu diberikan respon. Respon yang
diberikan seringkali harus mengeluarkan usaha baik fisik maupun psikis dari
individua atau karyawan terkait dikarenakan tuntutan kerja yang dapat mengarah
pada aspek fisik, sosial, atau organisasi. Beberapa faktor yang dapat mempengaruhi
job demands ialah work pressure(tekanan kerja), emotional demands (tuntunan
emosi), mental demands (tuntunan mental), dan physical demand (tuntunan fisik).
b. Job personal resources
Diartikan sebagai aspek fisik, psikologis, social dan organisasi pada
pekerjaan yang antara lain digunakan untuk; mengurangi tuntutan pekerjaan dan
usaha yang dikeluarkan secara fisik maupun psikis, meraih suatu tujuan/goal dari
pekerjaan, dan menstimulasi perkembangan, pertumbuhan, dan pembelajaran
pribadi. Sedangkan personal resources adalah evaluasi diri secara positif sehingga
terikat dengan kemampuan beradaptasi dan kemampuan untuk mengontrol
lingkungan disekitar sehingga dapat menghadapi situasi yang menentang sekalipun.
