Simammora (2004) berpendapat bahwa setiap organisasi memiliki
beberapa tujuan dalam merancang suatu sistem kompensasi, yaitu memikat
karyawan-karyawan dan mempertahankan karyawan-karyawan yang kompeten.
Menurut Hansen dan Mowen (2000) tujuan kompensansi biasanya berkaitan
dengan kinerja. Sasarannya adalah untuk menciptakan kesesuaian tujuan,
sehingga manajer akan menunjukkan kerja terbaiknya.
Rivai (2011:743) menjelaskan tentang tujuan diadakannya reward system
atau manajemen kompensasi, yaitu:
a. Memperoleh SDM yang berkualitas
b. Mempertahakan karyawan yang ada
c. Menjamin keadilan
d. Penghargaan terhadap perilaku yang diinginkan
e. Mengendalikan biaya
f. Mengikuti aturan hukum
g. Memfasilitasi pengertian
h. Meningkatkan efisiensi administrasi
