Jenis-Jenis Penghargaan (Reward)


Menurut Mulyadi (2001) Reward dapat digolongkan ke dalam dua
kelompok yaitu:

  1. Intrinstic Reward (non-finansial)
    Rasa puas diri yang diperoleh seseorang yang telah berhasil
    menyelesaikan pekerjaannya dengan baik dan telah mencapai sasaran yang
    telah ditentukan. Untuk meningkatkan penghargaan instrinsik, manajemen
    dapat menggunakan berbagai teknik seperti penambahan tanggung
    jawab, partisipasi dalam pengambilan keputusan.
  2. Extrinsic Reward (finansial)
    Reward ekstrinsik sendiri terdiri dari kompensasi yang diberikan kepada
    karyawan, baik yang berupa:
    a) Kompensasi langsung, yaitu Pembayaran langsung berupa gaji atau upah
    pokok, honorarium lembur, pembagian laba, pembagian saham, dan
    berbagai bonus lain yang didasarkan atas kinerja karyawan.
    b) Kompensasi tidak langsung, yaitu semua pembayaran untuk kesejahteraan
    karyawan seperti asuransi kecelakaan, asuransi hari tua, honorarium
    liburan, dan tunjangan masa sakit.
    Menurut Simamora (2004:445) terminologi-terminologi dalam kompensasi
    adalah sebagai berikut:
  3. Upah dan Gaji
    Upah biasanya berhubungan dengan tarif gaji perjam yang kerap
    digunakan bagi pekerja-pekerja produksi dan pemeliharaan. Sedangkan
    gaji pada umumnya berlaku untuk tarif bayaran mingguan, bulanan, atau
    tahunan terlepas dari lamanya jam kerja yang digunakan bagi karyawan-
    karyawan manajemen, staf profesional dan klerikal.
  4. Insentif
    Insentif adalah tambahan-tambahan kompensasi diatas atau diluar gaji atau
    upah yang diberikan oleh organisasi. Tujuan utama program insentif
    adalah mendorong peningkatan produktivitas karyawan dan efisiensi
    biaya.
  5. Tunjangan
    Tunjangan biasanya berupa asuransi kesehatan dan jiwa, liburan-liburan
    yang ditanggung oleh perusahaan, dan tunjangan-tunjangan yang
    berhubunga dengan kepegawaian.
  6. Fasilitas
    Fasilitas biasanya berupa mobil perusahaan, kenaggotaan klub, tempat
    parkir khusus, dan lain sebagainya