Wirawan (2010) mengemukakan dampak positif dan negatif dari
terjadinya suatu konflik:
a. Dampak positif
- Menciptakan perubahan.
- Membawa objek konflik ke permukaan.
- Memahami orang lain lebih baik.
- Menstimulasi cara berpikir yang kritis dan meningkatkan kreativitas.
- Manajemen konflik dalam menciptakan solusi terbaik.
- Konflik menciptakan revitalisasi norma atau munculnya norma baru.
b. Dampak negatif - Biaya konflik.
- Merusak hubungan dan komunikasi di antara pihak-pihak yang terlibat
konflik. - Merusak sistem organisasi.
- Menurunkan mutu pengambilan keputusan.
- Menurunkan kepuasan kerja dan meningkatkan ketidakpuasan kerja.
- Kehilangan waktu kerja.
- Sikap dan perilaku negatif.
- Kesehatan.
Akibat atau konsekuensi ini bisa bersifat fungsional, dalam arti konflik
tersebut menghasilkan kinerja kelompok, atau juga bisa bersifat disfungsional
karena justru menghambat kinerja kelompok (Robbins & Judge, 2013)
