Bentuk-bentuk Komunikasi


Berdasarkan bentuk pesan yang disampaikan, komunikasi dapat berbentuk
lisan atau tertulis. Jenis ini paling banyak dipraktekkan sehari-hari khususnya dalam
komunikas antar pribadi. Pemilihan bentuk komunikasi lisan atau tertulis
dipengaruhi oleh faktor-faktor waktu, kecepatan, biaya, ketrampilan.
Berdasarkan bentuk pesan yang disampaikan, komunikasi dapat berbentuk
lisan atau tertulis. Jenis ini paling banyak dipraktekkan sehari-hari khususnya dalam
komunikasi antar pribadi. Pemilihan bentuk komunikasi lisan atau tertulis
dipengaruhi oleh faktor-faktor waktu, kecepatan, biaya, ketrampilan individu dalam
berkomunikasi, fasilitas yang tersedia untuk berkomunikasi. Bentuk komunikasi
lisan terbagi dalam jenis-jenis komunikasi sebagai berikut :

  1. Perbincangan tak resmi, merupakan bentuk komunikasi yang paling dasar.
    Cocok untuk hubungan sehari-hari, pengarahan, tukar-menukar informasi,
    meninjau kemajuan, maupun untuk memelihara efektivitas hubungan pribadi.
  2. Pembicaraan lewat telepon, panggilan telepon bermanfaat untuk pengecekan
    cepat atau pengiriman dan penerimaan informasi, instruksi atau data.
    Menurut Robbins dan Judge (2019: 225) komunikasi terbagi menjadi tiga
    dimensi yaitu komunikasi ke arah bawah, komunikasi ke arah atas, dan komunikasi
    lateral.
  3. Komunikasi ke arah bawah
    Komunikasi ke arah bawah sering disebut downward communication.
    Komunikasi ini merupakan komunikasi yang biasanya terjalin diantara manajer
    kepada karyawan nya. Komunikasi ini digunakan manajer untuk dapat
    menentukan tujuan, memberikan informasi kepada karyawanya mengenai
    kebijakan dan prosedur.
  4. Komunikasi ke arah atas atau upward communication
    Komunikasi ke arah atas atau upward communication yaitu komunikasi yang
    bertujuan untuk memberikan feedback kepada para atasan. Komunikasi ini
    digunakan untuk para karyawan melaporkan perkembangan mengenai
    pekerjaan, dan menyampaikan permasalahan yang sedang dialami oleh para
    karyawan. Para atasan juga sangat bergantung akan informasi – informasi yang
    diterima dari karyawan sehinga perusahaan dapat terus berkembang.
  5. Komunikasi horizontal/lateral
    Untuk komunikasi horizontal/lateral yaitu komunikasi yang terjadi antar para
    anggota organisasi pada level yang sama. Komunikasi ini dapat menghemat
    waktu dan memfasilitasi untuk saling berkoordinasi. Komunikasi ini sering
    dilakukan agar para karyawan dapat saling bertukar informasi sehingga
    timbulnya kerjasama yang baik